Manfaat dan Fungsi Tanaman Yang Digunakan Untuk Pupuk Hijau
kelebihan dan kekurangan pupuk hijau, manfaat pupuk hijau, contoh tanaman pupuk hijau, cara membuat pupuk hijau, kandungan pupuk hijau, makalah pupuk hijau, sifat pupuk hijau, pupuk hijau pdf,
Fungsi dan Tanaman Yang Digunakan Untuk Pupuk Hijau -- Dinamakan pupuk hijau karena yang kita manfaatkan adalah daun, tangkai dan batang dari tanaman tertentu. terutama dari famili leguminosa. Selain tanaman dari famili leguminosa juga dapat digunakan sebagai bahan untuk pupuk hijau, namun peningkatan unsur N dalam tanah tidak banyak bila kita bandingkan dengan menggunakan tanaman leguminosa. Hal ini disebabkan karena pada tanaman diluar famili leguminosa tidak memiliki bintil akar. Tanaman famili leguminosa pada umum memilki bintil akar yang sangat berperan dalam mengikat N dari udara bebas. Tanaman ini akan memperkaya unsur hara N dalam tanah sekaligus memenuhi kebutuhan unsur hara N bagi tanaman.
Tujuan pemberian pupuk hijau pada tanah adalah:
• Untuk menambah atau men yediakan bahan organik dan unsur hara terutama nitrogen ( N ).
• Manfaat utama penggunakan pupuk hijau dengan membenamkan kedalam tanah sebagai berikut :
• Memberikan pengaruh baik terhadap perkembangan dan kehidupan mikro organisme tanah
• Memperkaya tanah dengan bahan organik
• Mengembalikan unsur hara yang tercuci
• Menekan perkembangan dan pertumbuhan tumbuhan penggangu
• Melindungi tanah dari erosi
• Melindungi tanah dari pukulan butir-butir air hujan.
Jenis tanaman pupuk hijau yang ideal harus memiliki ciri utama yakni:
• Memiliki pertumbuhan yang cepat
• Perakaran yang dangkal
• Bagian tanaman di atas tanah yang lebat dan sukulen (succulent)
• Mampu tumbuh dengan baik di tanah yang miskin unsur hara
• Memiliki bintil akar ( Rhizobium )
• Daunnya lunak, mudah busuk, dan
• toleran terhadap pemangkasan.
Untuk mempermudah pemahaman tentang berbagai jenis tanaman pupuk hijau, maka tanaman pupuk hijau di bagi kedalam kelompok berdasarkan fungsinya :
1. Tanaman pupuk Hijau Sebagai Tanaman Pupuk tanaman
Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman pupuk ini memiliki sifat :
Cepat menghasilkan bahan organik dalam jumlah yang besar
• Tidak memiliki banyak kayu
• Mudah membusuk
• Banyak mengandung Nitrogen ( N )
• Dapat tumbuh pada daerah-daerah kering atau kekurangan air
Adapun jenis tanaman yang termasuk kelompok ini antara lain:
• Crotalaria juncea
• Crotalaria anagyroides
• Tephrosia candida
• Desmodium gyroides
• Tephrosia vogelii
• Tephrosia noctiflora
• Crotaliria usaramoensis (Geger sore – Sunda )
• Tephrosia maxima
2. Tanam an pupuk hijau sebagai tanaman penutup tanah
Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman penutup tanah memiliki kelebihan antara lain :
• Menghasilkan mulsa untuk melindungi, menahan, dan mencegah erosi serta penguapan tanah
• Menyediakan bahan organik bagi tanah dan unsur hara Nitrogen (N)
• Tumbuh dan merambat dengan cepat sehingga menutupi permukaan tanah dengan baik
• Mudah di tanam dan diperbanyak dengan biji serta bijinya mudah diperoleh
• Dapat menekan perkembangan sehingga tidak ter jadi persaingan dalam perebutan unsur hara.
Adapun yang termasuk kelompok ini adalah :
• Calopogonium mucunoides
• Centrosema pubescens
• Vigna sinensis
• Centrosema Plumieri
• Vigna hosei
Sebagai tanaman penutup tanah, tanaman ini berbentuk semak, berbatang lembek dan menjalar di permukaan tanah. Tanaman ini banyak digunakan pada perkebunan seperti perkebunan kelapa sawit, perkebunan Karet.
3. Tanaman pupuk hijau sebagai tanaman / pohon pelindung
Kelebihan Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman/pohon pelindung sebgai berikut :
• Banyak menghasilkan daun tanaman yang rontok, sehingga memperkaya tanah dengan bahan organik
• Selain sebagai bahan pupuk hijau daunnya juga dapat digunakan sebagai makanan ternak
• Memiliki bintil-bintil akar yang relatif banyak
• Cocok bagi tanaman yang membutuhkan pohon pelindung seperti kakao, Kopi, teh, Vanili dll
• Umumnya tidak merugikan tanaman pokok sekalipun melindungi tanah dari erosi, hujan dan panas yang berlebihan.
Adapun jenis tanaman yang termasuk kelompok ini adalah sebagai berikut :
• Leucaena glauca ( Lamtoro )
• Erythrina lithosperma ( dadap )
• Albizzia falcata ( sengot laut )
• Sesbania grandiflora ( turi )
• Arythrina lithosperma ( dadap duri )
• Glyricideia sp. ( Ki hijau )
• Acacia decurrens
Pembenaman pupuk hijau ke dalam tanah dapat dilakukan dengan 3 cara yakni :
• Dicabut dan di benamkan
• Dicabut di potong-potong dan disebarkan
• Dipangkas dan dipenamkan ke dalam tanah
pupuk hijau jurnal, manfaat pupuk hijau bagi tanaman, bahan pupuk hijau, fungsi pupuk hijau, pupuk hijau untuk kolam ikan, jenis pupuk hijau, aplikasi pupuk hijau di lahan pertanian, pengertian pupuk hijau menurut para ahli, manfaat pupuk hijau organik
Fungsi dan Tanaman Yang Digunakan Untuk Pupuk Hijau -- Dinamakan pupuk hijau karena yang kita manfaatkan adalah daun, tangkai dan batang dari tanaman tertentu. terutama dari famili leguminosa. Selain tanaman dari famili leguminosa juga dapat digunakan sebagai bahan untuk pupuk hijau, namun peningkatan unsur N dalam tanah tidak banyak bila kita bandingkan dengan menggunakan tanaman leguminosa. Hal ini disebabkan karena pada tanaman diluar famili leguminosa tidak memiliki bintil akar. Tanaman famili leguminosa pada umum memilki bintil akar yang sangat berperan dalam mengikat N dari udara bebas. Tanaman ini akan memperkaya unsur hara N dalam tanah sekaligus memenuhi kebutuhan unsur hara N bagi tanaman.
Tujuan pemberian pupuk hijau pada tanah adalah:
• Untuk menambah atau men yediakan bahan organik dan unsur hara terutama nitrogen ( N ).
• Manfaat utama penggunakan pupuk hijau dengan membenamkan kedalam tanah sebagai berikut :
• Memberikan pengaruh baik terhadap perkembangan dan kehidupan mikro organisme tanah
• Memperkaya tanah dengan bahan organik
• Mengembalikan unsur hara yang tercuci
• Menekan perkembangan dan pertumbuhan tumbuhan penggangu
• Melindungi tanah dari erosi
• Melindungi tanah dari pukulan butir-butir air hujan.
Jenis tanaman pupuk hijau yang ideal harus memiliki ciri utama yakni:
• Memiliki pertumbuhan yang cepat
• Perakaran yang dangkal
• Bagian tanaman di atas tanah yang lebat dan sukulen (succulent)
• Mampu tumbuh dengan baik di tanah yang miskin unsur hara
• Memiliki bintil akar ( Rhizobium )
• Daunnya lunak, mudah busuk, dan
• toleran terhadap pemangkasan.
Untuk mempermudah pemahaman tentang berbagai jenis tanaman pupuk hijau, maka tanaman pupuk hijau di bagi kedalam kelompok berdasarkan fungsinya :
1. Tanaman pupuk Hijau Sebagai Tanaman Pupuk tanaman
Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman pupuk ini memiliki sifat :
Cepat menghasilkan bahan organik dalam jumlah yang besar
• Tidak memiliki banyak kayu
• Mudah membusuk
• Banyak mengandung Nitrogen ( N )
• Dapat tumbuh pada daerah-daerah kering atau kekurangan air
Adapun jenis tanaman yang termasuk kelompok ini antara lain:
• Crotalaria juncea
• Crotalaria anagyroides
• Tephrosia candida
• Desmodium gyroides
• Tephrosia vogelii
• Tephrosia noctiflora
• Crotaliria usaramoensis (Geger sore – Sunda )
• Tephrosia maxima
Manfaat Dan Kandungan Unsur Hara Pupuk Kandang Ayam, Sapi, Kambing Babi Dan Unggas
Manfaat, Fungsi dan Peranan Unsur Hara Mikro Bagi Tanaman
Manfaat, Fungsi dan Peranan Unsur Hara Mikro Bagi Tanaman
2. Tanam an pupuk hijau sebagai tanaman penutup tanah
Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman penutup tanah memiliki kelebihan antara lain :
• Menghasilkan mulsa untuk melindungi, menahan, dan mencegah erosi serta penguapan tanah
• Menyediakan bahan organik bagi tanah dan unsur hara Nitrogen (N)
• Tumbuh dan merambat dengan cepat sehingga menutupi permukaan tanah dengan baik
• Mudah di tanam dan diperbanyak dengan biji serta bijinya mudah diperoleh
• Dapat menekan perkembangan sehingga tidak ter jadi persaingan dalam perebutan unsur hara.
Adapun yang termasuk kelompok ini adalah :
• Calopogonium mucunoides
• Centrosema pubescens
• Vigna sinensis
• Centrosema Plumieri
• Vigna hosei
• Mimosa invisa ( jukut barong- Sunda )
Sebagai tanaman penutup tanah, tanaman ini berbentuk semak, berbatang lembek dan menjalar di permukaan tanah. Tanaman ini banyak digunakan pada perkebunan seperti perkebunan kelapa sawit, perkebunan Karet.
3. Tanaman pupuk hijau sebagai tanaman / pohon pelindung
Kelebihan Tanaman pupuk hijau yang dikelompokkan sebagai tanaman/pohon pelindung sebgai berikut :
• Banyak menghasilkan daun tanaman yang rontok, sehingga memperkaya tanah dengan bahan organik
• Selain sebagai bahan pupuk hijau daunnya juga dapat digunakan sebagai makanan ternak
• Memiliki bintil-bintil akar yang relatif banyak
• Cocok bagi tanaman yang membutuhkan pohon pelindung seperti kakao, Kopi, teh, Vanili dll
• Umumnya tidak merugikan tanaman pokok sekalipun melindungi tanah dari erosi, hujan dan panas yang berlebihan.
Adapun jenis tanaman yang termasuk kelompok ini adalah sebagai berikut :
• Leucaena glauca ( Lamtoro )
• Erythrina lithosperma ( dadap )
• Albizzia falcata ( sengot laut )
• Sesbania grandiflora ( turi )
• Arythrina lithosperma ( dadap duri )
• Glyricideia sp. ( Ki hijau )
• Acacia decurrens
Pembenaman pupuk hijau ke dalam tanah dapat dilakukan dengan 3 cara yakni :
• Dicabut dan di benamkan
• Dicabut di potong-potong dan disebarkan
• Dipangkas dan dipenamkan ke dalam tanah
pupuk hijau jurnal, manfaat pupuk hijau bagi tanaman, bahan pupuk hijau, fungsi pupuk hijau, pupuk hijau untuk kolam ikan, jenis pupuk hijau, aplikasi pupuk hijau di lahan pertanian, pengertian pupuk hijau menurut para ahli, manfaat pupuk hijau organik