Klasifikasi dan Morfologi Lele

Filum :Chordata (hewan yang bertulang
belakang)
Kelas :
Actinopterygii
Ordo
: Ostariophysi
Subordo :
Siluroidae (bentuk tubuhnya memanjang berkulit licin dan tidak bersisik)
Famili : Clariidae (suatu kelompok ikan
yang mempunyai ciri khas bentuk kepala yang pipih dengan lempeng tulang keras
sebagai batok kepala, bersungut (kumis) sebanyak empat pasang, sirip dadanya
terdapat patif dan mempunyai alat pernapasan tambahan yang terletak di bagian
depan rongga insang).
Genus :
Clarias
Spesies :
Clarias sp.
– Clarias batrachus (ikan lele lokal)
– Clarias gariepinus (ikan lele dumbo)
Nama asing : African catfish
Morfologi Ikan Lele
- Secara umum, ikan lele mempunyai bentuk tubuh agakpipik yang bulat dan memanjang.
- Kulitnya licin, berlendir, dan tidak bersisik.
- Setiap jenis lele memiliki ubuhnya dan warna yang berbeda. Tiap jenis lele mempunyai warna khas yang membalut tubuhnya.
- Ikan lele memiliki ukuran mulut yang relatif lebar dan hampir membelah 2/3 dari lebar kepalanya.
- Memiliki 4 kumis yang terletak di area sekitar mulutnya. Kumis ini pula yang menyebabkan ikan lele sering disebut catfish. Kumis ini memiliki fungsi sebagai alat untuk mendeteksi makanan pada saat mencari makan atau meraba bergerak.
- Sebagai alat bantu untuk berenang, ikan lele juga mempunyai 3 buah sirip tunggal, yaitu sirip dubur, sirip ekor, dan sirip punggung.
- Ikan lele juga mempuyai dua buah sirip yang berpasangan, yaitu sirip perut dan sirip dada. Disamping digunakan sebagai alat bantu berenang, sirip juga memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh ikan lele saat diam atau tidak bergerak.
- Pada bagian sirip dada terdapat sirip yang runcing dan keras yang disebut patil yang digunakan untuk melindungi diri dari musuhaa.
- Disamping itu, patil juga bermanfaat sebagai alat untuk berjalan di darat tanpa air dalam rentang waktu yang lama dan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.